RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah :
SMP Negeri 2 Semarang
Mata Pelajaran :
Bahasa Indonesia
Kelas / Semester :
VII / II
Standar
Kompetensi : 10. Mampu mengungkapkan
pikiran, perasaan, informasi dan pengalaman melalui kegiatan menanggapi cerita
dan telepon
Kompetensi
Dasar : 10.2 Mampu bertelepon dengan
kalimat efektif dan bahasa yang santun
Alokasi Waktu :
2 X 40 Menit
Indikator :
1. Mampu menulis materi bertelepon sesuai konteks
2. Mampu bertelepon
dengan kalimat efektif dan bahasa yang santun sesuai dengan konteks
A. Tujuan
Pembelajaran
1. Siswa
dapat menulis materi bertelepon sesuai dengan konteks
2. Siswa
dapat bertelepon dengan kalimat efektif dan bahasa yang santun sesuai konteks
B. Materi
Pembelajaran
Tata cara bertelepon
Selain
menulis surat, kita juga dapat berkomunikasi melalui telepon. Jika
berkomunikasi melalui surat kita harus menulis kabar dan mengirimkannya melalui
pos. Kita pun harus menunggu lama hingga surat itu sampai.
Dengan
telepon kita bisa lebih cepat menyampaikan kabar. Kita hanya mengangkat gagang
telepon, menekan nomor yang dituju, lalu berbicara dengan orang yang kita tuju.
Dalam
berbicara melalui telepon kita harus menaati aturan bertelepon. Diantaranya
adalah:
a) Mengucapkan
salam
b) Memperkenalkan
diri
c) Menyebutkan
nama orang yang akan diajak berbicara
d) Berbicara
dengan orang yang dituju secara singkat dan jelas
e) Mengakhiri
pembicaraan dengan mengucapkan salam.
sumber buku paket Bahasa Indonesia SMP kelas VII Semester 2
sumber buku paket Bahasa Indonesia SMP kelas VII Semester 2
C. Metode
Pembelajaran
Tanya jawab
Diskusi
penugasan
D. Langkah-langkah
Pembelajaran
1. Kegiatan
awal
Ø Guru
mengucapkan salam dan berdoa (religius)
Ø Guru
mempresensi kehadiran siswa (disiplin)
Ø Guru
memberikan apersepsi (tanggung jawab)
2. Kegiatan
inti
Eksplorasi
Ø Guru
bertanya jawab dengan siswa mengenai alat komunikasi telepon (rasa ingin tahu)
Ø Siswa
menunjukkan contoh percakapan bertelepon dengan menggunakan bahasa yang santun
(mandiri)
Ø Siswa
membentuk kelompok secara bersamaan (kerja sama)
Elaborasi
Ø Guru
memberikan materi mengenai tata cara bertelepon (rasa ingin tahu)
Ø Siswa
mengambil salah satu undian yang berisi konteks yang harus dikerjakan siswa
(toleransi)
Ø Siswa
beserta pasangannya membuat percakapan sesuai konteks (kerja sama)
Ø Siswa
menyampaikan percakapan yang telah dibuat bersama pasangannya (kerja sama)
Konfirmasi
Ø Siswa
mengomentari penampilan siswa lain mengenai tata cara bertelepon (bersahabat)
Ø Guru
dan siswa mengomentari percakapan dengan kalimat yang efektif dan bahasa yang
santun (jujur)
Ø bersama-sama
dengan guru membuat
rangkuman/simpulan pelajaran
Ø melakukan
penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan
3. Kegiatan
penutup
Ø menyampaikan
rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
Ø Siswa
melakukan refleksi dengan cara mengungkapkan keuntungan atau manfaat menguasai
cara bertelepon yang benar dalam kehidupan sehari-hari dan kerugian yang mungkin
dialami oleh siswa jika tidak menguasai cara bertelepon dengan benar
E. Sumber
belajar
Buku paket Bahasa Indonesia kelas
VII
F. Penilaian
Indikator
Pencapaian Kompetensi
|
Penilaian
|
||
Teknik
Penilaian
|
Bentuk
Penilaian
|
Instrumen
|
|
·
Mampu menulis materi bertelepon sesui konteks
·
Mampu bertelepon dengan berbagai mitra bicara
sesuai dengan konteks
|
Tes praktik/kinerja
|
Tes simulasi
Uji Petik Produk
|
·
Berteleponlah dengan temanmu sesuai dengan
konteks!
· Bacalah dengan saksama
ilustrasi berikut!
·
Kamu tidak masuk sekolah karena sakit. Ingin
mengirim surat pemberitahuan kepada guru piket, tidak ada temanmu yang tempat
tinggalnya dekat dengan rumahmu. Satu-satu alat komunikasi yang
ada di rumahmu hanya telepon rumah. Teleponlah guru piket sekolah sesuai
dengan ilustrasi di atas
|
Rubrik pedoman penskoran untuk uji
petik produk (kemampuan bertelepon)
No.
|
Kegiatan
|
Skor
|
1.1
siswa dapat menelepon sesuai dengan tata cara bertelepon dengan bahasa yang
tepat (singkat dan jelas) dan sntun
|
100
|
|
1.2 siswa menelepon sesuai dengan tata
cara bertelepon dengan bahasa yang santun, tetapi belum tepat (singkat dan
jelas)
|
75
|
|
1.3 siswa menelepon sesuai dengan tata
cara bertelepon dengan bahasa yang tepat (singkat dan jelas) tetapi belum
santun
|
50
|
|
1.4 siswa menelpon sesuai dengan tata
cara bertelepon, tetapi tidak menggunakan bahasa yang tepat (singkat dan
jelas) dan tidak santun
|
25
|
|
1.5 siswa tidak dapat menelpon sesuai
dengan tata cara bertelepon dengan bahasa yang tepat (singkat dan jelas) dan
santun
|
0
|
Skor Perolehan
NILAI =
------------------------------------ x 100
Skor Maksimum
Mengetahui,
Kepala sekolah
(Nazla Maharani Umaya, M.Hum)
NIP / NIK : ..........................
|
Semarang,24 Maret 2012
Guru Mapel BHS Indonesia,
(Laela Nur Fitriana, S.Pd)
NIP / NIK : ..........................
|

Posting Komentar